
HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan besar dalam bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Urgensi penanganan kedua penyakit ini juga terlihat di tingkat daerah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, hingga Juni 2026 tercatat sebanyak 1.624 orang hidup dengan HIV, termasuk 139 anak dan pelajar yang telah mengetahui status HIV mereka. Peningkatan jumlah kasus pada kelompok usia muda menunjukkan bahwa edukasi kesehatan, upaya pencegahan, serta dukungan dari masyarakat perlu terus diperkuat sejak dini.
Di samping penanganan medis, salah satu tantangan terbesar dalam pengendalian HIV/AIDS dan TB adalah stigma serta misinformasi yang masih berkembang di masyarakat. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa persepsi negatif dan diskriminasi sering kali membuat seseorang enggan melakukan tes, mendapatkan pengobatan, maupun mencari dukungan sejak dini. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan masyarakat melalui edukasi menjadi langkah yang sangat penting, tidak hanya untuk mencegah penularan, tetapi juga untuk meluruskan kesalahpahaman serta menumbuhkan empati terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) maupun penyintas Tuberkulosis.
Sebagai wujud komitmen tersebut, PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) bekerja sama dengan RS Mawaddah Medika menyelenggarakan program edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS dan Tuberkulosis (TB) bagi siswa-siswi SMK Raden Rahmat pada 29 Juli 2026.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMK Raden Rahmat, dilanjutkan dengan sambutan dari PT Lautan Natural Krimerindo yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, institusi kesehatan, dan lembaga pendidikan dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai isu kesehatan.

Materi utama disampaikan oleh dr. Ratih Ayu Puspita dari RS Mawaddah Medika. Dalam sesi tersebut, para siswa memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai HIV/AIDS dan Tuberkulosis, mulai dari pengertian penyakit, gejala yang umum muncul, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahannya. Lebih dari itu, sesi ini juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kesehatan sejak usia dini agar para pelajar mampu membedakan fakta dan mitos, memahami bahwa kedua penyakit tersebut dapat dicegah dan ditangani, serta menghindari stigma negatif yang kerap menghambat seseorang untuk melakukan pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan tepat waktu. Melalui penyampaian informasi yang akurat dan berbasis sains, kegiatan ini mendorong siswa untuk mengambil keputusan yang lebih bijak terkait kesehatan, menerapkan gaya hidup sehat, serta menjadi agen penyebar informasi kesehatan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Suasana kegiatan semakin interaktif melalui sesi tanya jawab dan kuis, yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk menguji pemahaman mereka dengan cara yang menyenangkan sekaligus memperkuat materi yang telah disampaikan selama program berlangsung.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para siswa maupun tenaga pendidik. Salah satu siswa SMK Raden Rahmat, M. Rizki Akbar A., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Materi hari ini sangat informatif. Saya belajar banyak tentang HIV/AIDS dan Tuberkulosis. Terima kasih kepada LNK yang telah mendukung sekolah kami dan memberikan pengetahuan yang sangat bermanfaat.”
Apresiasi juga disampaikan oleh Bapak Eko Hari Purnomo, guru SMK Raden Rahmat.
“Atas nama sekolah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Lautan Natural Krimerindo dan RS Mawaddah Medika yang telah menyelenggarakan program edukasi ini. Kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi para siswa kami. Semoga kedua institusi semakin sukses, dan kami sangat menghargai dukungan yang telah diberikan.”

Melalui inisiatif ini, PT Lautan Natural Krimerindo terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan dampak positif yang melampaui kegiatan bisnis perusahaan. Sejalan dengan semangat Bettering Your World, LNK percaya bahwa membekali generasi muda dengan pengetahuan kesehatan sejak dini merupakan langkah penting untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya di masa depan.
Daftar Pustaka
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Stigma negatif masyarakat hambat eliminasi HIV/AIDS di Indonesia. https://www.kemkes.go.id/id/stigma-negatif-masyarakat-hambat-eliminasi-hiv-aids-di-indonesia
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Stop diskriminasi, temukan dan obati penderita tuberkulosis sampai sembuh. Ayo Sehat. https://ayosehat.kemkes.go.id/stop-diskriminasi-temukan-dan-obati-penderita-tuberkulosis-sampai-sembuh
- Aliandu, K. (2026, 28 Juli). Ratusan anak dan pelajar di Kabupaten Mojokerto terpapar HIV. Radar Mojokerto. https://radarmojokerto.jawapos.com/kesehatan/2607280006/ratusan-anak-dan-pelajar-di-kabupaten-mojokerto-terpapar-hiv

0 Komentar