Creamer (krimer) menjadi salah satu bahan pelengkap yang sering ditambahkan dalam minuman seperti kopi. Selain cair, produk ini juga tersedia dalam bentuk krimer bubuk yang lebih awet untuk disimpan.

Penggunaan krimer sering menjadi alternatif pengganti susu maupun santan. Terdapat beberapa jenis krimer yang umum digunakan untuk makanan atau minuman. Yuk, kenali berbagai jenis krimer berikut ini.

Apa Itu Krimer Bubuk?

Krimer bubuk adalah varian krimer yang berbentuk serbuk dan dapat larut dengan mudah dalam air panas. Krimer merupakan produk makanan yang dibuat dari susu atau non susu, campuran gula, dan minyak nabati.

Krimer menjadi produk yang lebih sehat selama digunakan dengan takaran yang tepat. Bubuk krimer dapat dicampur ke dalam minuman seperti kopi dan teh. Namun, bisa juga untuk bahan tambahan dalam olahan makanan, seperti mashed potato, oatmeal, dan lain-lain.

Jenis-jenis Krimer Bubuk

Jenis krimer yang paling umum adalah dairy dan non-dairy yang memiliki asal bahan baku berbeda. Namun, varian produk ini semakin bervariasi dengan beberapa pilihan jenis krimer berikut.

1. Dairy Creamer

Dairy creamer adalah jenis krimer yang mengandung susu (lemak hewani) dalam bahan bakunya. Seperti produk dairy pada umumnya, krimer ini memiliki rasa yang lebih strong dan gurih khas susu. Namun, tidak semanis susu dan rasanya cenderung tawar (plain).

Dairy creamer termasuk produk yang paling umum dan mudah didapatkan. Biasanya lebih sering digunakan untuk tambahan pada masakan seperti cream soup, saus (dairy cream), dan mashed potato.

Jenis creamer ini juga yang bisa dipakai untuk bahan dessert atau hiasan pada kue. Namun, perlu disesuaikan agar dairy cream dapat diolah menjadi whipped cream.

2. Non-Dairy Creamer

Non-dairy creamer atau krimer non-susu adalah jenis krimer yang tidak mengandung laktosa. Produk ini terbuat dari lemak nabati, air, dan gula sehingga lebih aman bagi konsumen yang alergi susu sapi (lactose intolerance).

Selain itu, bahan baku krimer yang berasal dari lemak nabati juga lebih disukai mereka yang sedang diet atau menjalani pola makan vegetarian. Dibandingkan dengan dairy creamer, non-dairy cream lebih kokoh dan mudah untuk dijadikan whipped cream.

Produk ini menjadi yang paling populer sebagai bahan baku whipped cream untuk topping minuman atau dekorasi cake.

3. Creamer Bebas Gula

Ada juga varian krimer bebas gula yang jadi pilihan bagi mereka yang ingin menjaga asupan kalori dan gula darah. Produk ini dapat berupa dairy creamer maupun non-dairy creamer, tetapi tanpa gula tambahan.

Pilihan terbaik bagi pecinta kopi yang ingin menggunakan creamer tanpa menambahkan rasa manis. Bisa juga dipakai sebagai tambahan pada minuman teh, cokelat, atau minuman panas lainnya.

Memberikan tekstur dan rasa creamy untuk minuman atau makanan sekaligus menambahkan nutrisi. Misalnya, pada dairy creamer atau krimer susu yang mengandung vitamin D dan kalsium.

4. Creamer Rasa

Semakin banyak pilihan creamer dengan rasa yang lebih bervariasi. Selain creamer biasa, ada juga creamer yang dibuat dengan menambahkan rasa seperti hazelnut, vanila, dan karamel.

Krimer dalam bentuk bubuk ini bisa ditambahkan ke dalam minuman kopi atau teh, cukup dengan memasukkan satu sendok bubuk krimer atau sesuai selera. Produk krimer ini juga dapat menjadi tambahan untuk membuat latte, cappuccino, dan minuman kopi kekinian dengan menggunakan dispenser krim.

5. Krimer Terhidrogenasi

Berdasarkan proses pembuatannya, produk ini tersedia dalam varian creamer terhidrogenasi. Melalui proses hidrogenasi pada lemak (susu atau non-susu) yang menjadi bahan baku creamer, membuat lemak lebih stabil dan tidak rusak.

Proses ini mengubah lemak susu atau non-susu dari cair menjadi lemak padat. Dengan menambahkan hidrogen didapatkan lemak terhidrogenasi yang digunakan sebagai bahan baku krimer.

6. Creamer non-hidrogenasi

Jenis krimer ini terbuat dari susu atau non-susu yang belum dihidrogenisasi. Varian ini bisa jadi pilihan bagi konsumen yang ingin sehat tanpa khawatir dengan efek kesehatan dari konsumsi lemak terhidrogenasi.

Krimer yang terbuat dari susu atau non-susu tanpa melalui proses hidrogenasi menjadi pilihan sehat untuk menikmati krimer. Produk ini bisa digunakan untuk campuran minuman maupun makanan seperti krimer pada umumnya.

Apa Saja Fungsi dan Manfaat Krimer Bubuk?

Creamer sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk pengganti susu pada minuman kopi. Sebenarnya apa fungsi dari penggunaan creamer?

1. Memberikan Kekentalan pada Minuman

Menambahkan krimer pada minuman tujuannya untuk menambahkan kekentalan pada tekstur minuman. Kopi atau minuman menjadi lebih kental sehingga akan terasa lebih nikmat saat diseruput.

Bagi Anda yang suka dengan tekstur creamy, bisa menambahkan bubuk krimer pada minuman kopi, cokelat, teh, atau minuman hangat lainnya.

2. Menghaluskan Rasa

Fungsi krimen lainnya adalah menghaluskan atau melembutkan rasa. Misalnya pada minuman kopi, creamer dapat mengurangi tingkat keasaman dan kepahitan sehingga minuman bisa dinikmati dengan lebih nyaman.

Creamer dapat memberikan cita rasa khas pada minuman. Terutama dengan menambahkan dairy creamer yang rasanya lebih rich susu.

3. Alternatif Susu yang Praktis

Manfaat krimer bubuk adalah pengganti susu yang lebih praktis sebab bisa disimpan lebih lama. Krimer lebih awet dibanding susu sekalipun tidak disimpan dalam lemari pendingin.

Jika ingin menikmati kopi yang tidak terlalu manis, krimer bisa jadi pilihan yang lebih baik dari susu kental manis. Satu sendok bubuk krimer dapat memberikan rasa gurih dan khas susu.

4. Bisa Menggantikan Gula

Penggunaan krimer pada masakan dapat menggantikan fungsi gula. Anda bisa mendapatkan rasa manis tanpa perlu menambahkan gula terlalu banyak, sedikit gula saja bisa manis.

Jadi, Anda bisa mengontrol takaran gula pada makanan yang sudah ditambahkan krimer. Ini tentu baik bagi penderita diabetes untuk mengurangi dan mencegah penumpukan gula dengan mengurangi konsumsi gula pada makanan.

5. Alternatif yang Lebih Sehat dibanding Santan

Ingin masak yang creamy tetapi khawatir dengan kalori dan lemak dari santan? Krimer bisa jadi pilihan yang lebih sehat dan aman untuk digunakan. Pilih krimer nabati atau non-dairy creamer sebagai pengganti santan untuk masakan.

Kandungan kolesterol dalam produk ini jauh lebih sedikit dibandingkan kandungan kolesterol pada santan. Tambahkan krimer yang sudah diencerkan ke dalam masakan dan Anda akan mendapatkan tekstur dan rasa makanan yang lebih creamy.

Krimer nabati tidak mengandung kolesterol jahat sehingga aman untuk Anda yang tidak ingin kolesterol tubuh naik. Ini menjadi alasan banyak orang memilih menggunakan creamer sebagai alternatif santan dalam kreasi makanan mereka. Bukan hanya lezat, tetapi makanan juga lebih sehat.

Dari beberapa jenis krimer yang tersedia, Anda bisa memiliki varian yang sesuai kebutuhan atau preferensi. Krimer susu atau non-susu bisa saling menggantikan sebab dari segi rasanya tidak banyak perbedaan.

Jadi, jenis krimer apa yang paling Anda butuhkan? Dapatkan produk bubuk krimer berkualitas tinggi dari kami di sini.

Other Product Applications…

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial